Close

ELITE GLOBAL: Dampak Mundurnya Shinzo Abe Part 2

Beberapa tahun kebalakang dibawah kepemimpinan Shinzo Abe, Terjalin Kerjasama Indonesia-Jepang dalam berbagai bidang. Dalam bidang pendidikan, Jepang membuka kesempatan bagi pelajar Indonesia untuk dapat belajar kebudayaan hingga teknologi Jepang. Selain itu, peningkatan kolaborasi pendanaan penelitian dan reformasi regulasi juga diselenggarakan untuk merampingkan prosedur kolaborasi penelitian. Dalam bidang teknologi, Jepang menyumbangkan berbagai ilmu teknologi yang dimilikinya kepada Indonesia dalam berbagai sektor seperti pertanian, otomotif dan lainnya. Teknologi yang saat ini tengah dikembangkan adalah Mass Rapid Transit (MRT) yang merupakan alat transportasi umum yang cepat dan efisien untuk kawasan perkotaan. Terakhir kali, Jepang dan Indonesia memperkuat kerjasama dalam penanganan pandemi COVID-19 dengan memberikan obat Avigan yang disinyalir meringakan gejala COVID-19.

Baca lagi: ELITE GLOBAL: Dampak Mundurnya Shinzo Abe

Jepang telah mendorong pembangunan dan pertumbuhan di Indonesia melalui Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA). Melalui kerjasama ini, Jepang memperoleh pasar di Indonesia dan sebaliknya, Indonesia mendapatkan sumber bantuan luar negeri yang dikenal dengan Official Development Assitance (ODA). Bantuan tersebut terbagi atas pinjaman yen, bantuan hibah, dan kerjasama teknik.

Source: International Monetary Fund

Sebagai salah satu negara maju, Jepang sendiri merupakan negara mitra dagang terbesar bagi Indonesia. Bila melihat data neraca perdagangan Indonesia, pertumbuhan ekspor ke Jepang terus bertumbuh dari tahun ke tahun. Pada tahun 2019, Jepang telah menyumbang 10% dari total ekspor Indonesia sebesar USD 16 miliar. Nilai perdagangan bilateral kedua negara juga naik menjadi USD 31,5 miliar. Jepang yang kekurangan sumber daya alam membutuhkan minyak, gas alam cair, batubara, hasil tambang lain, hasil laut seperti udang, pulp, tekstil dan produk tekstil, mesin, perlengkapan listrik dan lain-lain kemudian menjadi komoditi penting yang diekspor oleh Indonesia ke Jepang.

Selain sebagai mitra dagang terbesar, Jepang menjadi investor utama bagi Indonesia. Total investasi pada 2019 mencapai USD  4,3 miliar naik enam kali lipat. Terdapat kurang lebih 1000 perusahaan Jepang beroperasi di Indonesia (sumber: JETRO). Perusahaan-perusahaan tersebut memperkerjakan lebih dari 32 ribu pekerja Indonesia yang menjadikan Jepang sebagai negara penyedia lapangan kerja nomor 1 di Indonesia. Keduanya juga telah bersepakat sejak Desember 2019 untuk melakukan transaksi perdagangan dan investasi dengan menggunakan mata uang lokal masing-masing yakni Rupiah dan Yen.

Pada masa pandemi ini, Indonesia-Jepang dibawah kepemimpinan Shinzo Abe bersepakat untuk saling menguatkan ekonomi dan pembangunan. Indonesia berkomitmen untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif bagi bisnis Jepang. Melihat kondisi ekonomi Jepang yang bergantung pada perdagangan internasional, dengan penguatan kerjasama ini akan mempercepat pemulihan ekonomi kedua belah pihak. Jepang sendiri telah memberikan bantuan penanggulanan COVID-19 di Indonesia di antaranya melalui WHO sebesar USD 11,5 juta, melalui UNOPS sebesar USD 4 juta, melalui UNICEF senilai USD 1,9 juta, melalui IRFC sebesar USD 890.000, dan melalui UNHCR sebesar USD 200.000.

Pada masa kepemimpinan Shinzo Abe dengan kebijakan shock therapy “Abenomics”, terlihat kerjasama bilateral Indonesia-Jepang semakin kuat. Sejak 2007 melalui kerjasama IJEPA yang disepakati oleh mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Shinzo Abe, Indonesia mendapatkan investor yang konsisten mendorong pembangunan negara. Secara langsung Jepang juga mendapatkan pasar dan lahan investasi yang menguntungkan bagi Jepang.

Dampak Mundurnya Shinzo Abe Bagi Indonesia

Indonesia dan Jepang, dua negara demokrasi kemaritiman di Indo-Pasifik, telah merayakan peringatan ke-62 tahun hubungan diplomatiknya pada tahun 2020. Dua negara ini antusias menyongsong tahun 2045, dengan melakukan berbagai kerja sama government to government (G to G), business to business (B to B) dan antar-perorangan. Akan tetapi hal ini sedikit tertunda karena pengunduran Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe.

Kemunduran Shinzo Abe menjadikan pasar saham Jepang terkoreksi 1,5% dan melemahnya Yen. Hal ini berdampak pada kepanikan pasar Asia. Sebagai mitra dagang terbesar dan investor terbesar di Indonesia, apabila terdapat guncangan pada ekonomi Jepang akan berdampak pada Indonesia melalui dua transmisi tersebut. Rupiah telah menunjukan pelemahan sejak pengumuman kemunduran Shinzo Abe. Pada masa pandemi ini, kinerja ekspor Indonesia ke Jepang Januari-Juli 2020 telah turun -7,8% YoY. Hal ini juga didasari oleh ekonomi Jepang yang terkontraksi sejak kuartal I-2020.

Summary

Spekulasi bermunculan akibat mundurnya Shinzo Abe di kawasan Asia. Selama masa kepemimpinannya, Shinzo Abe menjalin kerjasama yang baik dengan berbagai negara terutama negara adidaya Amerika Serikat. Hal ini mengendurkan ketegangan ekonomi di Asia akibat perang dagang AS dengan Tiongkok sehingga memberikan lingkungan ekonomi yang baik dikawasan Asia. Secara historis, kemunduran Shinzo Abe pada 2007 akibat kondisi kesehatannya tidak terlalu berdampak bagi Indonesia. Secara ekonomi, Indonesia menjadi lahan yang menguntungkan bagi investasi Jepang. Kondisi ini akan membuat kerjasama bilateral Indonesia-Jepang tidak akan terlalu berubah.

Join Private Investing Room Reguler (PIR)

Selain mendapatkan riset investasi eksklusif di atas, Member Private Investing Room Reguler (PIR) juga akan mendapatkan rekomendasi saham-saham layak investasi lengkap dengan instruksi akumulasi distribusi serta konsultasi portofolio investasi.

Market Intelligent: Isna Fauziah
Editor: Yusuf Efendi

Social Share