Close

Jalan MNC Group Menuju Istana

Dalam waktu dekat, pemerintahan baru akan mengumumkan siapa saja yang bakal masuk ke jajaran kabinet periode kedua. Ketika agenda ini dihubungkan dengan saham, tentu mata kita akan tertuju pada MNC Group yang notabene pemiliknya (Hary Tanoesoedibjo) menjadi salah satu pendukung Presiden Terpilih. Bahkan, santer isunya putri Hary Tanoe akan menjadi salah satu Menteri muda di kabinet baru.

PT MNC Investama Tbk ($BHIT) atau MNC Group didirikan oleh Hary Tanoesoedibjo pada tahun 1989 sebagai perusahaan sekuritas. Saat ini, MNC Group telah bertransformasi menjadi grup investasi dengan 3 bisnis utama yaitu di bidang media, jasa keuangan, dan properti. Selain itu, MNC Group juga memiliki satu bisnis pendukung, yaitu investasi keuangan.

Baca Juga: Stock Split, Harga Saham Semakin Menarik?

Saat ini, $BHIT mempunyai 9 entitas anak yaitu;

  • PT Global Mediacom Tbk ($BMTR) dengan 70 entitas anak langsung dan tidak langsung yang bergerak di bidang media
  • PT MNC Kapital Indonesia Tbk ($BCAP) dengan 18 entitas anak langsung yang bergerak di bidang pembiayaan, efek dan asuransi
  • PT Global Transport Services (GTS)
  • PT MNC Energi dengan 6 entitas anak langsung yang bergerak di bidang sumber daya mineral
  • Bhakti Investama International Limited (BIILC)
  • Bhakti Investama International Limited (BIILD)
  • Ottawa Holding Pte. Ltd. (OHP) dengan 1 entitas anak langsung yang bergerak di bidang investasi
  • PT MNC Finansindo
  • dan PT Global Niaga Sentosa dengan 1 entitas anak langsung yang bergerak di bidang perdagangan.

Sedangkan untuk emiten saham yang tergabung dari MNC Group antara lain, PT Global Mediacom Tbk ($BMTR), PT Media Nusantara Citra Tbk ($MNCN), PT MNC Investama Tbk ($BHIT), PT MNC Studios International Tbk ($MSIN), PT MNC Land Tbk ($KPIG), PT MNC Kapital Tbk ($BCAP), PT Bank MNC International Tbk ($BABP), PT MNC Sky Vision Tbk ($MSKY) dan PT MNC Vision Network Tbk ($IPTV).

Pada tahun 2018, $BHIT berhasil mencatat pendapatan konsolidasi sebesar Rp 14,73 triliun atau naik sekitar 8% dari tahun sebelumnya. Laba bersih juga mengalami kenaikan sebesar 80% atau mencapai Rp 945 miliar. Kontribusi pendapatan $BHIT paling besar berasal dari bisnis di sektor media, yaitu sebesar 70% atau mencapai Rp 10.321 miliar.

Lalu bagaimana dengan ulasan lengkap emiten saham yang tergabung dibawah MNC Group?

Kami telah menganalisa potensi harga saham $BHIT $BMTR $MNCN dalam jangka pendek, eksklusif untuk member Private Trading Room (PTR) dan analisa fundamental $BMTR $MNCN $KPIG beserta proyeksinya hingga akhir tahun, eksklusif untuk member Private Investing Room (PIR) dan Private Investing Room Syariah (PIRS).

Link: https://yefadvisor.com/teknikal-mncn-bmtr-bhit (Khusus PTR)
Link: http://yefadvisor.com/masuk-istana-saham-mnc-group-layak-investasi (Khusus PIR & PIRS)

Belum jadi member?

Daftar sekarang,
Link registrasi : yefadvisor.com/register

Sumber:
Laporan Keuangan MNC Group
IDX.co.id

Market Intelligent: Mutik Dian Prabaning Tyas
Editor: Muhammad Avicenna Jauhar Maknun

Social Share