Close

TELE

Gagal Bayar dan Suspensi Saham $TELE

Setelah kemarin lembaga pemeringkatan kredit internasional yang menurunkan peringkat kredit PGAS, kali ini lembaga pemeringkat nasional yaitu PT Pemeringkat Efek Indonesia (PEFINDO) menurunkan rating kredit dari PT Tiphone Mobile Indonesia (more…)

Read More

Strategi Bottom Fishing

Bulan Februari 2020 kemarin, merupakan bulan yang cukup berat bagi para pelaku pasar saham. Pasalnya, selama satu bulan terakhir Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatatkan penurunan signifikan sebesar -8,20%. Bahkan (more…)

Read More

Dampak Kebijakan Pemblokiran Ponsel Black Market

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) mulai memberlakukan regulasi baru terkait pemblokiran ponsel ilegal atau black market. Berdasarkan regulasi tersebut, pemerintah akan (more…)

Read More

Regulasi IMEI Dongkrak Kinerja ERAA dan TELE

Ditinjau dari kinerja fundamentalnya, PT Erajaya Swasembada Tbk ($ERAA) memang mengalami penurunan kinerja keuangan selama tahun 2019 sebagaimana yang terlihat pada tabel di bawah ini: Berdasarkan tabel tersebut dapat disimpulkan (more…)

Read More

3 Penyebab Anjloknya Harga Saham TELE

Akhir-akhir ini, pelaku pasar modal Indonesia baik trader maupun investor sedang ramai membahas harga saham $TELE yang turun terus menerus. Apalagi, $TELE juga sempat terkena suspend setelah munculnya kabar miring (more…)

Read More

Potensi Jangka Pendek dan Trading Plan saham $ERAA & $TELE

Sebelumnya kami telah melakukan proyeksi kinerja fundamental saham $ERAA didalam bayang-bayang ponsel black market dan ketidakpastian regulasi IMEI. Untuk mendapatkan informasi selengkapnya kami cantumkan link dibawah ini https://yefadvisor.com/proyeksi-eraa-tele/ Setelah proyeksi (more…)

Read More

Emiten Ritel di dalam Bayang-bayang Ponsel Black Market

Asosiasi Ponsel Seluruh Indonesia (APSI) menyatakan bahwa rata-rata ada 50 juta ponsel terjual setiap tahun di Indonesia, dan sekitar 20% ponsel yang beredar tersebut adalah ponsel ilegal. Perkiraan kerugian yang diakibatkan ponsel black market ini mencapai 20 triliun rupiah.

Read More