Pada perdagangan minggu terakhir di bulan November lalu, IHSG berhasil menguat signifikan sebesar +1,12%. Penguatan tersebut dipicu oleh rebalancing MSCI, yang mendorong arus transaksi jumbo, terutama pada saham BREN dan BRMS, serta mengangkat big caps seperti TLKM, DSSA, AMMN, dan BMRI. Sentimen positif juga diperkuat oleh penguatan rupiah akibat meningkatnya peluang The Fed memangkas suku bunga dan dukungan intervensi Bank Indonesia. Dari dalam negeri, pasar merespons optimistis proyeksi PDB kuartal IV-2025 yang diperkirakan tumbuh 5,4%–5,6%, ditopang belanja pemerintah dan stimulus akhir tahun. Sektor infrastruktur, properti, dan energi menjadi penopang utama penguatan, meski kekhawatiran bubble AI global sempat muncul.
Bagaimana Potensi Selanjutnya?

Minggu ini, IHSG berpotensi menguji target ekstensi di 8491. Apabila tertembus, IHSG berpotensi melanjutkan penurunan dengan target menutup gap area 8430-8415.
Saham apa yang menarik untuk ditradingkan minggu ini?

Ini adalah salah satu saham yang paling menarik untuk ditradingkan minggu ini. Karena saham ini berhasil breakout dan tutup di atas resistnya. Saham ini berpotensi melanjutkan kenaikan dengan potensi upside 9% sampai dengan 22%. Menariknya, risk dapat dibatasi secara teknikal di 5%.
Temukan sahamnya di Stockcall Edisi 30 November 2025
Cara Daftar :
Ketik : PTR – Nama Lengkap – Domisili – WA – Email
kirim ke telegram @admYEF / Whatsapp 0813-2121-5611
