
Market yang sedang turun seperti sekarang ini seringkali dianggap investor pemula sebagai sinyal untuk menunggu atau keluar.
Namun bagi investor berpengalaman, fase seperti ini justru dikenal sebagai accumulation phase, periode di mana peluang terbaik mulai terbentuk.
Untuk memahami hal ini, kita tidak perlu berteori.
Cukup melihat kembali apa yang terjadi pada market crash 2020.

Pada Maret 2020, pasar saham Indonesia mengalami tekanan besar.
IHSG turun hingga -20.61% (YTD) salah satu penurunan terdalam dalam satu dekade terakhir.
Mayoritas investor saat itu:
- Panic selling
- Menunggu kepastian
- Menunda keputusan investasi
Namun hasilnya berbeda bagi investor yang memiliki strategi dan panduan yang tepat seperti di Private Investing Room (PIR).
1. Drawdown Lebih Terkontrol: Saat IHSG jatuh hingga -20.61% di Maret, PIR masih mencatatkan +34.48%. Ini menunjukkan bahwa strategi yang digunakan bukan sekadar mengikuti market, tetapi berbasis seleksi saham yang akurat dan manajemen risiko yang terukur.
2. Fase Akumulasi Terjadi Saat Market Masih Lemah (Periode April–Mei 2020):
- IHSG masih di zona negatif (-16% hingga -15%)
- Namun PIR tetap stabil di kisaran +32%
Artinya: akumulasi dilakukan saat market belum pulih, bukan setelah naik.
3. Outperformance Saat Recovery
Mulai Juni 2020:
- PIR naik ke 49.13% → 67.35% (Desember)
- IHSG baru mulai pulih perlahan dan ditutup di +8.19%
Selisih kinerja:
- PIR: +67.35%
- IHSG: +8.19%
PIR Outperformance: hampir 8x lipat
Kesimpulan Utama:
Keuntungan terbesar tidak datang saat market sudah naik,
tetapi saat investor berani masuk di fase ketidakpastian.
Investor yang menunggu “aman”: Masuk terlambat & Kehilangan fase akumulasi diharga terbaik. Sebaliknya, investor yang memiliki strategi, Berani melakukan akumulasi bertahap saat mayoritas investor takut dan tetap konsisten menjalankan strategi akan menjadi investor yang paling diuntungkan saat market pulih.
Mulai Strategi Investasi Terarah Bersama PIR & PIRS
Untuk membantu investor menghadapi fase seperti ini,
YEF Advisor menyediakan program:
💼 PIR (Investing Program)
💼 PIRS (Sharia Investing Program)
Dengan pendekatan:
✔️ Seleksi saham berbasis fundamental & momentum
✔️ Strategi akumulasi bertahap
✔️ Manajemen risiko terukur
