
Pada perdagangan Jumat (10 Juli 2026), IHSG kembali ditutup menguat tipis dan berhasil mempertahankan momentum rebound yang telah terbentuk sejak awal Juli. Meskipun penguatan relatif terbatas, pergerakan tersebut menunjukkan bahwa tekanan jual mulai mereda dan pelaku pasar masih menjaga optimisme terhadap peluang pemulihan indeks.
Dari perspektif teknikal, struktur IHSG belum mengalami perubahan yang signifikan. Indeks masih bergerak dalam skenario technical pullback, dengan level 6.000 tetap menjadi area konfirmasi utama. Apabila IHSG mampu breakout dan ditutup secara konsisten di atas level tersebut, peluang terbentuknya pola higher low akan semakin kuat dan membuka ruang kenaikan menuju target teknikal di area 6.260, dengan potensi lanjutan ke 6.723 apabila momentum tetap terjaga.
Selama konfirmasi tersebut belum terjadi, kami masih memandang penguatan saat ini sebagai bagian dari proses pemulihan yang memerlukan validasi lebih lanjut. Oleh karena itu, pendekatan yang disiplin dan selektif tetap menjadi strategi yang paling relevan.
Strategi Trading & Investing
Untuk Trading
• Fokus pada saham yang memiliki relative strength dan ruang kenaikan yang masih menarik.
• Hindari mengejar saham yang telah mengalami kenaikan signifikan.
• Disiplin terhadap target take profit dan stop loss.
• Tingkatkan agresivitas hanya setelah IHSG memberikan konfirmasi breakout di atas 6.000.
Untuk Investing
• Strategi belum berubah.
• Manfaatkan koreksi sebagai peluang buy on weakness pada saham berfundamental kuat.
• Lakukan akumulasi secara bertahap (scaling in) sesuai profil risiko dan horizon investasi.
Mengapa Isu Tata Kelola dan Korupsi Menjadi Perhatian Investor Saham?
