
Pada perdagangan hari Jumat, IHSG akhirnya menunjukkan rebound signifikan setelah sebelumnya sempat menyentuh level terendah di area 5966. Rebound ini menjadi perkembangan penting karena terjadi tepat di area target penurunan yang sebelumnya telah kami antisipasi, sekaligus menunjukkan mulai munculnya tekanan beli (buying pressure) setelah fase panic selling ekstrem dalam beberapa pekan terakhir.
Secara teknikal, pantulan dari area tersebut mengindikasikan bahwa market mulai memasuki fase pencarian bottom jangka pendek. Meskipun demikian, perlu dipahami bahwa rebound saat ini masih tergolong sebagai technical rebound dan belum sepenuhnya mengonfirmasi perubahan tren utama.
Dalam kondisi market yang masih sangat volatile, technical rebound dapat berlangsung cukup agresif, terutama karena:
• posisi market sudah sangat oversold
• valuasi banyak saham mulai memasuki area diskon ekstrem
• short covering mulai muncul
• panic selling mulai mereda sementara
Secara teknikal, IHSG kini memiliki peluang melanjutkan rebound menuju area resistance terdekat di kisaran 6426 hingga 6725.
Area tersebut akan menjadi level penting untuk menentukan:
➡️ apakah market mampu membentuk fase stabilisasi yang lebih sehat,
atau hanya mengalami rebound sementara sebelum kembali melanjutkan tekanan.
Dengan demikian momentum rebound ini dapat dimanfaatkan untuk swing trading jangka pendek, namun tetap memerlukan disiplin tinggi dan manajemen risiko yang ketat.
📌 Highlight Khusus – Apakah Secara Fundamental IHSG Sudah Murah & Wajar Menjadi Bottom?
Pada edisi kali ini, kami membahas pertanyaan yang mulai banyak muncul setelah IHSG jatuh sangat dalam:
➡️ “Apakah market sudah terlalu murah?”
➡️ “Apakah area sekarang layak disebut bottom?”
